Mika Hakkinen kembali ke kokpit Formula 1 dalam acara Allwyn x McLaren Racing: Live in Athens yang digelar di luar Olympic Athletic Center (OAKA), Athena. Juara dunia dua kali itu dijadwalkan mengemudikan McLaren MP4/6 milik Ayrton Senna di lintasan khusus yang dibangun untuk acara tersebut.
Penampilan Hakkinen menjadi salah satu agenda utama bagi penggemar yang hadir. Selain menyaksikan mobil legendaris dari era awal 1990-an itu, mereka juga dapat melihat McLaren MCL39, mobil yang membawa tim tersebut menjuarai Kejuaraan Konstruktor Formula 1 2025.
Hakkinen bawa mobil bersejarah McLaren
Dalam sesi menjelang acara, Hakkinen menyebut McLaren menyiapkan sejumlah kegiatan bagi pengunjung, termasuk simulator balap. “Kami berada di sini dengan acara besar bersama mobil-mobil McLaren dan tentu saja ada simulator untuk para penggemar,” ujar mantan pembalap McLaren tersebut.
Ia juga mengungkapkan antusiasmenya untuk menjalani sesi demonstrasi di lintasan yang telah disiapkan. “Kami akan menggelar show run di sini; Anda bisa melihat mobil yang akan saya kendarai besok. Ini akan luar biasa. Mobil ini memiliki tenaga sekitar 700 daya kuda dan bobot sekitar 500 kilogram. Jadi, ini akan menjadi hari yang fantastis,” kata Hakkinen.
MP4/6 memiliki tempat penting dalam sejarah McLaren. Mobil tersebut merupakan McLaren pertama yang menggunakan mesin Honda V12. Mesin berkapasitas 3,5 liter itu menghasilkan tenaga 725 daya kuda pada putaran 13.500 rpm.
Senna dan Gerhard Berger mengendarai MP4/6 sepanjang musim Formula 1 1991. Mobil itu membantu McLaren merebut gelar konstruktor, sedangkan Senna meraih gelar juara dunia pembalap ketiganya dengan kendaraan tersebut.
McLaren pamerkan mobil juara 2025
Di Athena, MP4/6 akan ditampilkan bersama MCL39, mobil modern yang mencatat keberhasilan McLaren pada musim 2025. Lando Norris meraih gelar juara dunia pembalap pertamanya dengan mobil itu. Bersama rekan setimnya, Oscar Piastri, Norris turut membantu McLaren memenangi 14 dari 24 balapan.
Hasil tersebut mengantarkan McLaren meraih gelar konstruktor ke-10 dalam sejarah tim. Kehadiran MCL39 dalam acara ini memberi kesempatan kepada penggemar untuk melihat langsung mobil yang digunakan dalam pencapaian tersebut, berdampingan dengan salah satu mobil paling ikonik dari masa lalu McLaren.
Chief Marketing Officer McLaren Racing Louise McEwan mengatakan, penggemar menjadi bagian penting dari aktivitas tim. “Penggemar kami adalah inti dari semua yang kami lakukan di McLaren Racing. Meskipun tidak semua orang dapat merasakan akhir pekan grand prix secara langsung, kami selalu mencari cara untuk mendekatkan tim kepada mereka,” ujarnya sebelum acara.
McEwan menambahkan, kerja sama dengan Allwyn diharapkan dapat mempertemukan McLaren dengan komunitas penggemarnya yang terus berkembang di Yunani. Selain penampilan Hakkinen, sejumlah mantan pembalap Formula 1 juga diperkirakan hadir. Acara tersebut turut menghadirkan mobil pertunjukan modern dan bersejarah, serta berbagai pengalaman di zona penggemar.





