Tepung Mentah Bisa Sebabkan Keracunan? Ini Faktanya

by -39 Views

Kue cubit setengah matang dan kue pancong dengan bagian tengah yang masih lumer memang digemari sebagian orang. Namun, makanan berbahan utama tepung sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum benar-benar matang karena tepung bukan bahan yang bebas dari bakteri.

Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan, tepung yang digunakan untuk memasak dan membuat kue pada dasarnya merupakan bahan mentah. Proses penggilingan hingga pemutihan pada sebagian produk tidak dirancang untuk membunuh seluruh bakteri yang mungkin terbawa sejak biji-bijian masih berada di lahan.

Kontaminasi dapat terjadi dalam berbagai tahap, mulai dari panen, pengolahan, hingga tepung siap digunakan. Karena itu, tepung tidak seharusnya dimakan langsung, termasuk ketika masih menjadi bagian dari adonan kue, brownies, pizza, pancake, biskuit, maupun cookie dough.

Risiko Salmonella dan E. coli

FDA bersama Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pernah menyelidiki sejumlah kasus keracunan makanan yang berkaitan dengan tepung mentah. Produk seperti adonan kue dan cookie dough termasuk yang dikaitkan dengan kasus tersebut.

Bakteri yang ditemukan dalam kasus keracunan itu antara lain Salmonella dan Escherichia coli (E. coli). Infeksi bakteri tersebut dapat menimbulkan gejala dengan tingkat keparahan yang beragam, mulai dari ringan hingga serius. Risiko tidak hanya muncul ketika adonan dimakan, tetapi juga saat tepung atau adonan mentah menyentuh tangan, alat masak, dan permukaan dapur.

Langkah mencegah keracunan tepung mentah

CDC menyarankan masyarakat tidak mencicipi adonan sebelum dimasak. Kebiasaan mengambil sedikit adonan untuk mengetahui rasanya tetap berisiko, meskipun jumlah yang tertelan tidak banyak. Anjuran ini berlaku untuk semua adonan yang menggunakan tepung mentah.

Anak-anak juga perlu dijauhkan dari adonan tersebut. Mereka mungkin tidak sengaja menyentuh adonan, lalu memasukkan tangan ke mulut tanpa mencucinya terlebih dahulu. Hal yang sama berlaku pada adonan yang digunakan untuk membuat kerajinan tangan, seperti play dough.

Jika ingin mengonsumsi cookie dough atau brownie batter secara langsung, pilih produk yang memang dibuat untuk tujuan tersebut. Produk semacam itu umumnya menggunakan tepung yang telah dipanaskan dan telur yang sudah dipasteurisasi.

Untuk adonan biasa, masak atau panggang makanan sampai matang dengan mengikuti suhu dan waktu yang tercantum pada resep atau kemasan. Pemanasan yang tepat membantu membunuh bakteri yang mungkin terdapat dalam tepung.

Tepung dan telur mentah juga perlu dipisahkan dari makanan siap santap. Tekstur tepung yang halus membuatnya mudah menyebar ke berbagai permukaan. Setelah selesai mengolah tepung atau adonan, segera cuci tangan menggunakan sabun dan air. Peralatan masak serta meja yang terkena bahan mentah juga harus dibersihkan.

Source link