Lewis Hamilton Kembali ke Puncak Kemenangan di Barcelona
Di balapan Barcelona yang panas dan lembap, yang kurang dalam aksi di lintasan, banyak cerita menarik terjadi. Balapan yang awalnya lesu pada hari Minggu berubah menjadi salah satu balapan yang patut dikenang berkat kebangkitan pembalap hebat sepanjang masa, dan keadilan yang memberikan sentuhan epik dalam persaingan gelar Formula 1 yang menarik.
Lewis Hamilton Sempurna Bersama Ferrari
Yang menjadi bintang pada hari itu adalah Lewis Hamilton dengan 106 kemenangan grand prix, kemenangan pertamanya dalam dua tahun terakhir, dan yang terpenting kemenangan grand prix perdananya di Ferrari. Prestasinya tak boleh diremehkan, terutama setelah Hamilton merasakan masa-masa sulit di musim perdananya bersama Ferrari pada 2025. Namun, setelah masa istirahat musim dingin yang menyegarkan, Ferrari bisa memberikan mobil dan tim teknis yang sesuai dengan Hamilton, hasilnya adalah pembalap yang lahir kembali dan tampil apik bersama Charles Leclerc yang cepat. Meski Ferrari masih kurang dalam kecepatan satu putaran, namun kemampuan mengelola ban yang superior di lintasan panas Barcelona memberi keuntungan baginya.
Kekalahan dan Kemenangan di Mercedes
Pada sisi lain, Kimi Antonelli dari Mercedes harus merasakan kekalahan besar ketika mobilnya mogok karena masalah unit daya, menyebabkan perubahan 21 poin dalam klasemen dibandingkan dengan rekan setimnya.
Sementara itu, George Russell dari Mercedes mengalami kesulitan yang membuatnya rentan dan menyebabkan beberapa masalah bagi timnya. Meski demikian, Russell akhirnya lebih unggul dari Antonelli, terutama setelah rekan setimnya itu pensiun karena masalah mesin.
Fernando Alonso dan Masa Depan di F1
Dalam pernyataannya, Fernando Alonso mengisyaratkan bahwa Barcelona 2026 mungkin menjadi balapan terakhirnya di sana. Meski belum menutup kemungkinan adanya perubahan tak terduga dalam kariernya, Alonso tampaknya semakin frustrasi dengan situasi saat ini yang jauh dari harapan.
Alpine Meraih Poin Ganda
Tim Alpine sebelumnya mungkin tak berharap bisa meraih poin ganda, namun finish di posisi 7 cukup memuaskan bagi Pierre Gasly. Dengan pace yang tak konsisten sepanjang akhir pekan, Alpine berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan di Barcelona. Hanya sedikit hambatan poin untuk mereka, termasuk hukuman 10 detik untuk Colapinto yang membuatnya turun ke posisi 10.
Meski demikian, penampilan Alpine masih lebih baik daripada sebelumnya di lap-lap akhir balapan. Hulkenberg dari tim Audi yang sempat tampak kuat harus pensiun karena masalah memalukan dengan mobilnya.





