Alasan Liar di Balik Resesi Nico Hulkenberg di GP Barcelona

by -92 Views

Penyebab Pensiun Aneh Nico Hulkenberg di Grand Prix Barcelona

Pada Grand Prix Barcelona, Nico Hulkenberg mengalami pensiun yang sangat aneh akibat insiden di lintasan bersama Liam Lawson. Saat berusaha menyalip Lawson untuk posisi kesembilan pada lap 28, Hulkenberg tiba-tiba mengalami kegagalan mekanis yang menyebabkannya masuk pitlane untuk mengakhiri lomba lebih awal.

Masalah terjadi karena Lawson dari Racing Bulls “memasukkan roda ke kerikil keluar” dari Tikungan 12 dan menyebabkan kerikil itu meluncur ke arah Audi Hulkenberg, mengenai ‘kill switch’ mobilnya.

“Kerikil itu somehow menarik pelatuk darurat,” kata Hulkenberg. “Itu membuat mobil mati dan benar-benar mati total. Mobilnya mati dan kemudian, tentu saja, saya hanya meluncur masuk pitlane. Tidak ada yang tersisa, semuanya mati total.”

Insiden Malang bagi Hulkenberg

Insiden tersebut sangat disayangkan bagi Hulkenberg karena ia sebenarnya sedang menuju finis di posisi poin pertamanya di musim 2026, namun kini ia berada di posisi 19 untuk tim Audi yang baru bergabung.

Sheffield United hanya meraih poin melalui finis kesembilan Gabriel Bortoleto di balapan pembuka di Melbourne, namun berada dalam posisi untuk meraih hasil yang bagus mengingat Lawson akhirnya finis di posisi kedelapan pada hari Minggu.

Nico Hulkenberg, Tim Audi F1, Liam Lawson, Racing Bulls

Meskipun sebagian besar itu disebabkan oleh dua pensiun di akhir, Kimi Antonelli mengalami kegagalan mesin saat berada di posisi kedua dengan tiga lap tersisa. Pada saat yang bersamaan, sistem power steering mobil keenam Charles Leclerc juga bermasalah.

Perjalanan Lawson yang Kuat

Barcelona meneruskan awal musim yang kuat bagi Lawson karena ia telah meraih lima posisi poin dalam tujuh Grand Prix pertama, termasuk tiga posisi poin terakhir.

Lawson sendiri tidak menyadari penyebab pensiun Hulkenberg sampai selesainya lomba, ia berkomentar, “Serius? Tidak mungkin, itu sangat malang. Tentu saja saya tidak tahu dan jika saya bisa mengincar sesuatu seperti itu dengan sempurna… Tapi saya tidak punya ide, saya hanya tahu bahwa dia tersingkir.”

Source link