Modernisasi Jaringan Irigasi: Kunci Ketahanan Pangan Berkelanjutan

by -101 Views

Modernisasi Jaringan Irigasi untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Jakarta – Pemerintah terus melakukan upaya modernisasi dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan berbagai program pembangunan infrastruktur pengairan, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga pasokan pangan di seluruh daerah.

Modernisasi Infrastruktur Irigasi di Provinsi Bali

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang mempercepat peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Provinsi Bali sebagai bagian dari instruksi Presiden. Program tersebut mencakup delapan kabupaten di Bali, dengan rehabilitasi dilakukan di berbagai daerah irigasi. Paket pertama program ini melibatkan rehabilitasi di 58 daerah irigasi dengan total panjang 69,27 kilometer yang melayani lebih dari 3.000 hektare lahan.

Paket kedua melibatkan penanganan 10 daerah irigasi dengan panjang 10 kilometer serta rehabilitasi lanjutan di 42 daerah irigasi dengan panjang jaringan 28,52 kilometer.

Peran Strategis Pembangunan Infrastruktur Irigasi

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan produksi pangan nasional. Capaian dari pembangunan ini adalah bentuk komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Perbaikan jaringan irigasi telah memberikan dampak positif di beberapa kabupaten di Bali. Di Kabupaten Jembrana, indeks pertanaman meningkat, begitu juga dengan Kabupaten Buleleng di mana frekuensi tanam naik dua kali lipat.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menilai bahwa penguatan sistem pengairan melalui irigasi perpompaan menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas lahan tanpa perlu ekspansi lahan baru.

Menurutnya, teknologi pompanisasi mampu mengubah pola tanam di lahan kering dari satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp5 triliun guna memperluas jangkauan irigasi perpompaan di berbagai daerah.

Peningkatan Produktivitas sebagai Prioritas

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pertanian harus menjadi prioritas untuk mencapai swasembada pangan berkelanjutan. Melalui modernisasi jaringan irigasi dan infrastruktur pengairan, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terus diperkuat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Source link