BPJPH dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama dalam Jaminan Produk Halal
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Rabu (13/5/2024). Tujuan pertemuan ini adalah untuk memperkuat sinergi bilateral dalam bidang Jaminan Produk Halal (JPH).
Sinergi Indonesia dan Arab Saudi dalam Industri Halal
Kunjungan tersebut disambut oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi. Keduanya membahas potensi pengembangan industri dan perdagangan produk halal yang semakin kompetitif di pasar internasional saat ini.
Haikal Hasan menekankan pentingnya posisi strategis Indonesia dan Arab Saudi dalam industri halal dunia. Dengan hubungan diplomatik yang kuat selama 76 tahun, kedua negara dapat bekerja sama dalam ekonomi yang tangguh.
“Pertemuan ini penting untuk mempererat kerja sama kedua negara dalam pengembangan ekonomi dan perdagangan produk halal yang kini menjadi sorotan dunia,” ujar Ahmad Haikal Hasan.
Komitmen untuk Memperluas Ekonomi Halal Global
Sinergi antara Indonesia dan Arab Saudi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi halal global. Perdagangan produk halal terus meningkat di berbagai wilayah dunia.
Kesepakatan antara BPJPH, Saudi Halal Center (SHC), dan Gulf Accreditation Countries (GAC) memperkuat langkah-langkah konkret dalam membangun ekosistem halal modern dan terpercaya.
“Indonesia terus mendorong penyelenggaraan JPH sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global,” tambah Haikal Hasan.
Arab Saudi Sebagai Mitra Strategis dalam Standarisasi Halal
Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah Al-Amudi, memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif tersebut. Indonesia diakui sebagai mitra kunci bagi Arab Saudi dalam perdagangan dan standarisasi halal.
“Indonesia adalah mitra strategis bagi Arab Saudi, terutama dalam pengembangan sektor halal dan perdagangan antar kedua negara,” tegas Faisal Abdullah Al-Amudi.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi guna meningkatkan volume perdagangan, peluang investasi, dan posisi sebagai pemimpin industri halal global.





