Investasi Aset Kripto $XAUT dengan Rupiah Jadi Lebih Mudah

by -79 Views

Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini, para investor dihadapkan pada tantangan besar dalam memilih aset investasi yang tepat. Investasi dalam aset kripto yang berbasis aset tradisional seperti Tether Gold (XAUT) dan iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) mulai menjadi pilihan yang menarik. Aset-aset tradisional dianggap sebagai safe haven yang dapat melindungi nilai aset di tengah fluktuasi ekonomi global, namun saat ini juga diharapkan dapat memberikan pertumbuhan nilai portfolio.

Aset kripto berbasis emas seperti Tether Gold semakin diminati sebagai alternatif diversifikasi karena nilai asetnya setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss. Keunggulan XAUT adalah kemudahan akses secara langsung dengan menggunakan mata uang Rupiah (IDR) tanpa batasan waktu dan hari operasional tertentu. Dengan teknologi blockchain, transaksi aset kripto ini menjadi lebih efisien.

Di Indonesia, Tether Gold termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan di platform yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Bittime. Presiden Direktur Bittime, Ronny Prasetya, menyebut aset kripto berbasis aset tradisional seperti XAUT dan SLVON sebagai inovasi industri aset kripto yang dapat menjadi alternatif bagi investor di tengah gejolak geopolitik.

Melalui platform Bittime, investor dapat melakukan transaksi aset kripto menggunakan Rupiah dengan waktu operasional yang fleksibel. Fitur staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% juga tersedia tanpa batas locked periode tertentu bagi investor jangka panjang. Namun, perlu diingat bahwa investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas, oleh karena itu, riset mandiri dan diskusi dengan komunitas terpercaya sangat dianjurkan sebelum mengambil keputusan investasi.

Source link