PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mendorong semua pengguna jalan untuk selalu patuh pada aturan lalu lintas, terutama saat melewati perlintasan sebidang kereta api. Masyarakat diingatkan untuk berhenti sejenak, memeriksa keadaan sekitar, dan memastikan aman sebelum melanjutkan perjalanan.
Kuswardojo, selaku Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Namun, masih banyak kecelakaan di perlintasan sebidang disebabkan oleh kurangnya disiplin pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu dan isyarat peringatan.
Data menunjukkan bahwa sepanjang Tahun 2025, tercatat 14 kejadian temperan di perlintasan sebidang (JPL) di wilayah Daop 2 Bandung. Dari jumlah tersebut, kebanyakan melibatkan kendaraan roda dua. Dampak kecelakaan tersebut mengakibatkan 13 korban, dengan beberapa di antaranya mengalami luka serius bahkan meninggal dunia.
Untuk meningkatkan keselamatan, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai upaya preventif sepanjang tahun 2025. Mulai dari sosialisasi langsung kepada masyarakat, sosialisasi di sekolah, hingga penutupan perlintasan sebidang tidak terjaga. Semua ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Dengan kerjasama semua pihak, KAI Daop 2 Bandung berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas akan meningkat. Dengan begitu, keselamatan di perlintasan sebidang juga akan terus meningkat, menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan lancar di wilayah tersebut.





