Prabowo Kritik Hakim dalam Kasus Korupsi: Tangkap Tapi Lolos?

by -222 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengangkat isu penting mengenai peran lembaga yudikatif dalam memastikan keadilan bagi rakyat Indonesia. Saat pengukuhan hakim Mahkamah Agung (MA), beliau mengumumkan keputusan strategis pemerintah untuk meningkatkan gaji hakim di seluruh Indonesia. Prabowo menekankan bahwa sistem hukum yang dapat menjamin keadilan bagi seluruh rakyat merupakan elemen kunci dalam pembangunan negara. Dirinya menyampaikan keprihatinan terhadap kurangnya dukungan terhadap lembaga yudikatif, serta mengakui tantangan yang dihadapi oleh hakim yang kompeten, kuat, dan berintegritas. Prabowo juga mencatat fenomena di mana pelaku kejahatan sering terhindar dari hukuman di pengadilan meskipun telah ditangkap oleh aparat penegak hukum. Hal ini mendorong Prabowo untuk memerintahkan Menteri Keuangan dan kabinetnya untuk mencari anggaran guna meningkatkan gaji hakim, sebagai upaya untuk memastikan integritas dan kemandirian lembaga peradilan. Beliau bahkan siap untuk mengurangi anggaran lembaga lain jika diperlukan demi tujuan tersebut. Prabowo mengungkapkan kekagetannya bahwa gaji hakim tidak mengalami kenaikan selama 18 tahun terakhir, meskipun mereka menangani perkara dengan nilai triliunan rupiah. Sebagai langkah nyata, Prabowo segera mengumumkan kenaikan gaji hakim dengan persentase yang beragam, termasuk kenaikan tertinggi hingga 280% untuk hakim junior. Langkah ini diambil sebagai komitmen Prabowo dalam mendukung sistem hukum dan keadilan di Indonesia.

Source link