Aturan Bagasi Terbaru: Jatah Bagasi Per Penumpang Garuda Indonesia

by -138 Views

Jakarta (ANTARA) – Garuda Indonesia mengeluarkan perubahan kebijakan terkait bagasi mulai 1 September 2026. Perubahan besar yang dilakukan adalah penggantian sistem penghitungan berat bagasi dari Weight Concept menjadi Piece Concept. Hal ini akan berdampak pada cara penumpang mengatur bagasi sebelum melakukan perjalanan.

Perubahan Sistem Bagasi

Dalam sistem baru ini, penumpang tidak hanya perlu memperhatikan total berat bagasi, tetapi juga jumlah koper serta berat maksimum yang diperbolehkan setiap koper. Jika sebelumnya penumpang bisa menggunakan total berat bagasi yang tertera di tiket, sekarang setiap koper harus sesuai dengan batas berat yang ditentukan.

Sebagai contoh, jika tiket menunjukkan 1 koper dengan batas maksimal 23 kilogram, penumpang tidak bisa membagi berat tersebut ke dalam dua koper walaupun total beratnya tidak melebihi 23 kilogram.

Jatah Bagasi Untuk Penerbangan Domestik dan Internasional

Untuk penerbangan domestik, Garuda Indonesia memberikan jatah bagasi sebagai berikut:

  • Economy Class: 1 koper maksimal 23 kilogram
  • Business Class: 2 koper, masing-masing maksimal 32 kilogram
  • First Class: 2 koper, masing-masing maksimal 32 kilogram

Untuk penerbangan internasional, jatah bagasi yang diberlakukan adalah:

  • Economy Class: 2 koper, masing-masing maksimal 23 kilogram
  • Business Class: 2 koper, masing-masing maksimal 32 kilogram
  • First Class: 2 koper, masing-masing maksimal 32 kilogram

Pentingnya Pengecekan Bagasi

Dengan adanya perubahan sistem ini, penumpang harus memperhatikan baik jumlah koper maupun berat maksimum setiap koper sebelum melakukan perjalanan. Garuda Indonesia tetap memberlakukan batas berat maksimal untuk bagasi kabin agar penumpang tetap patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

Penumpang diingatkan untuk mengecek informasi bagasi yang tercantum dalam e-ticket sebagai panduan utama. Jika terdapat kelebihan berat atau jumlah koper, penumpang dapat menggunakan layanan excess baggage yang disediakan sesuai dengan ketentuan maskapai.

Perubahan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan yang lebih baik terkait bagasi yang bisa dibawa serta menyesuaikan standar internasional yang umum digunakan oleh maskapai penerbangan.

Source link