2022 F1 decision depends on rules, not Aston Martin

by -142 Views

Fernando Alonso: Tidak Hanya Soal Performa Aston Martin

Fernando Alonso menegaskan bahwa masa depannya di Formula 1 tidak hanya bergantung pada kinerja Aston Martin sepanjang tahun 2026, tetapi pada kesenangan mengendarai mobil hybrid saat ini.

Tak Hanya tentang Performa

Spekulasi seputar masa depan pembalap asal Spanyol ini telah menjadi perbincangan utama belakangan ini, dengan kontraknya bersama tim berbasis di Silverstone tersebut akan berakhir pada akhir tahun ini. Aston Martin bertaruh pada upgrade besar-besaran di GP Hungaria akhir pekan ini untuk meyakinkan Alonso tetap berada di tim, setelah start yang buruk pada siklus regulasi baru dengan paket yang berat dan tidak handal.

Alonso sendiri telah menyatakan di Barcelona bahwa mobil terbarunya bukanlah faktor penentu dalam keputusannya, yang menurutnya keduanya tidak berhubungan. Di Spa, sang juara dunia dua kali tersebut kembali menguatkan pernyataannya, mengungkapkan bahwa keputusannya akan tergantung pada apakah F1 bisa membuat mobil saat ini lebih menyenangkan untuk dikendarai, sambil mempertimbangkan untuk tetap balapan melewati usia 45 tahunnya.

Harapan Tinggi

Alonso mengakui bahwa ia berharap Aston Martin dapat tampil cukup kompetitif di awal tahun 2026, dengan pemilik tim Lawrence Stroll telah menginvestasikan banyak untuk memanfaatkan siklus aturan baru. Selain membangun pabrik yang lebih besar di lembah motorsport Inggris, Aston juga telah mengontrak Adrian Newey untuk memimpin departemen teknis dan mendapatkan Honda sebagai mitra mesin pabrikan.

Setelah jelas bahwa AMR26 jauh dari kompetitif, tim memutuskan untuk melewati pembaruan kecil demi bekerja pada apa yang pada dasarnya bisa dijelaskan sebagai mobil versi B-spec. Alonso menyatakan rasa “kecewanya” dengan start buruk Aston Martin di musim ini, tetapi berharap akhir pekan di Hungaria bisa menjadi titik balik bagi tim.

Source link