Kecepatan Pesawat McLaren di Grand Prix Belgia
Andrea Stella, kepala tim McLaren, mengatakan timnya kaget dengan kecepatannya di Formula 1 Belgian Grand Prix. Lando Norris yang finis ketujuh kemungkinan bisa meraih posisi kedua tanpa hukuman grid nya.
Norris mendapat hukuman mundur 10 posisi setelah mengganti baterai Mercedes barunya untuk balapan di Spa. Meski demikian, McLaren tetap optimis dengan kemampuan Norris mengingat sirkuit Spa-Francorchamps yang memungkinkan untuk melakukan overtaking. Hal ini menjadi unik karena sebelumnya McLaren sempat kesulitan di Silverstone.
Pencapaian Lando Norris di Perlombaan
Meski begitu, kecepatan Norris terlihat dalam kualifikasi, finis ketiga di belakang polesitter Kimi Antonelli dan Max Verstappen dari Red Bull. Di balapan, Norris juga menunjukkan performa impresif dengan strategi bannya yang berbeda. Andrea Stella menyatakan Norris bisa bersaing di posisi podium secara keseluruhan.
Keputusan Strategis yang Mempengaruhi Hasil Balapan
Meskipun demikian, Norris bisa lebih dekat dengan podium tanpa hukuman grid nya. Saat safety car periode tengah balapan terjadi, McLaren memilih untuk tidak memasukkan Norris ke pit yang berdampak pada peluang podiumnya. Meski Alasan nya beragam, pilihan ini ternyata mengurangi peluang Norris.
Kredit pada Perbaikan Tim McLaren
Keberhasilan McLaren melawan pesaingnya di balapan Belgia disebutkan karena tingkat cengkraman yang berbeda di Spa dan penggunaan mesin Mercedes yang lebih baik. Ferrari, di sisi lain, mengalami kesulitan karena kekurangan kekuatan mesin mereka di Belgia.





