Keinginan untuk membantu dan menyenangkan orang lain merupakan sikap yang positif dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang perilaku tersebut dapat berdampak negatif pada diri sendiri. Menjadi seorang “people pleaser” atau orang yang terlalu ingin menyenangkan orang lain bisa menjadi beban yang berat.
Ciri-Ciri “People Pleaser”
Bagi sebagian orang, menjadi seorang “people pleaser” mungkin dianggap sebagai sesuatu yang positif. Namun, sebenarnya ada beberapa ciri yang dapat membantu Anda mengidentifikasi apakah Anda termasuk dalam kategori tersebut atau tidak.
1. Sulit Mengatakan Tidak
Salah satu ciri utama dari seorang “people pleaser” adalah kesulitan untuk mengatakan tidak kepada permintaan orang lain. Anda mungkin merasa terbebani atau bersalah jika harus menolak permintaan tersebut meskipun sebenarnya Anda tidak mampu atau tidak ingin melakukannya.
2. Mengutamakan Kebutuhan Orang Lain
Seorang “people pleaser” cenderung lebih memikirkan kebutuhan dan keinginan orang lain daripada diri mereka sendiri. Mereka akan melakukan apa pun untuk membuat orang lain senang, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebahagiaan atau kesejahteraan pribadi.
Menjadi “people pleaser” bukanlah sesuatu yang selalu negatif, namun jika berlebihan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Penting untuk belajar mengatur batas-batas dan belajar untuk mengutamakan diri sendiri tanpa merasa bersalah.





