IndyCar’s Bar Set High: Guenther Steiner Raises Awareness

by -81 Views

Mick Schumacher Dalam Tekanan yang Berlebihan di Seri IndyCar

Musim rookie Mick Schumacher di IndyCar tidak berjalan mulus. Posisinya paling buncit dalam klasemen dan finis terbaik di posisi ke-16. Menurut mantan bos tim Haas Formula 1-nya, Guenther Steiner, tekanan yang dialami Schumacher di IndyCar terlalu besar dengan harapan yang tidak realistis.

Steiner menganggap harapan untuk Schumacher terlalu dibesar-besarkan, baik dari pihak luar maupun dari Schumacher sendiri. Menurutnya, menyerahkan ekspektasi tinggi kepada Schumacher untuk bisa langsung memenangi balapan adalah sesuatu yang tidak realistis.

Belajar dari Pengalaman Lain

Menurut Steiner, banyak yang meremehkan perpindahan antar kategori balap mobil. Ia menyamakan perubahan dari Formula 1 ke IndyCars seperti membandingkan lintasan dan lapangan balap. Ia menekankan bahwa butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan baik.

Steiner juga menyampaikan bahwa bahkan pembalap berpengalaman pun mengalami kesulitan di IndyCar. Romain Grosjean, pendahulu Schumacher di Haas, yang membawa pengalaman Formula 1 lebih banyak juga belum mampu meraih kemenangan.

Tekanan dan Harapan Tinggi

Salah satu masalah inti di balik kurangnya hasil gemilang Schumacher di musim debutnya dengan Rahal Letterman Lanigan Racing juga terletak pada komponen mental. Perhatian publik di tanah air Schumacher juga menambah tekanan pada dirinya sendiri.

Steiner menganggap bahwa Schumacher terlalu banyak menempatkan tekanan pada dirinya sendiri karena ekspektasi yang begitu tinggi. Ia menggarisbawahi bahwa menjadi pembalap rookie tidaklah mudah, dan harus melewati masa sulit untuk beradaptasi.

Sebuah kesempatan bagi Schumacher untuk memperbaiki catatan balapnya hadir dalam lomba di Elkhart Lake, di lintasan yang luas sebagaimana yang ia kenal dari Formula 1.

Source link