James Roe: Antara Mimpi IndyCar dan Kebijakan Bisnis
James Roe tiba di Amerika Utara dari Irlandia saat usia 18 tahun delapan tahun yang lalu dengan bekal semangat kerja yang tinggi. Kini, di usia 27 tahun, dia mendekati untuk mewujudkan mimpi berlaga di Seri IndyCar.
Pilihan Ganassi
Saat ini, Roe berada di musim keempatnya di Indy NXT setelah tiga tahun bersama Andretti Global sebelum bergabung dengan Chip Ganassi Racing (CGR). Menjadi aset veteran berpengalaman, Roe ingin memberikan kontribusi berharga bagi CGR.
Pengalaman di IMSA
Selain berlaga di Indy NXT, Roe juga berkompetisi di ajang IMSA WeatherTech SportsCar Championship bersama Lone Star Racing di belakang kemudi Mercedes-AMG GT3. Pengalaman balap mobil sport memberikan persiapan penting untuk karier akan datang di IndyCar.
Penguji Kemampuan di IndyCar
Partisipasi Roe dalam tes IndyCar di Indianapolis Motor Speedway pada Oktober lalu dengan Juncos Hollinger Racing semakin memantapkan persiapannya. Meskipun tanpa pengalaman sebelumnya, Roe menunjukkan performa yang solid.
Jalur Bisnis
Keseimbangan antara aspek balapan dan bisnis menjadi kunci sukses bagi Roe. Dia membangun jaringan B2B kuat di sekitar program balapnya, menjalin kemitraan dengan perusahaan besar seperti Topcon, Ring Power, dan lainnya, yang memberikan nilai tambah signifikan bagi semua pihak yang terlibat.
Langkah Berikutnya
Menatap tahun 2027, Roe tengah dalam tahap diskusi untuk peluang balapan di IndyCar serta memperluas pengalamannya di IMSA. Meskipun terjadi tumpang tindih tanggal balapan, Roe yakin segalanya berjalan sesuai rencana.
James Roe membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, segala impian bisa diwujudkan. Melalui integrasi antara balapan dan aspek bisnis, Roe terus melangkah menuju puncak kariernya dengan langkah percaya diri.





