Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Potensi PHK, Perkuat Perlindungan dan Peluang Kerja
Jakarta – Memastikan stabilitas ketenagakerjaan di tengah dinamika ekonomi global menjadi prioritas pemerintah. Berbagai kebijakan disiapkan untuk menjaga produktivitas dunia usaha sekaligus menjamin lapangan kerja bagi masyarakat.
Pemantauan dan Koordinasi Aktif
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pemerintah terus memantau kondisi industri dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mengantisipasi tantangan yang dihadapi sektor usaha.
“Kita terus berkoordinasi dengan Menko Perekonomian. Kita lintas kementerian satu tim, terus monitor,” ujar Yassierli.
Pemerintah telah menyiapkan berbagai solusi untuk membantu industri mengatasi kendala operasional agar usaha tetap berjalan dan tenaga kerja tetap terserap.
Stategi Mitigasi dan Pemberdayaan Tenaga Kerja
Pemerintah daerah juga turut memperkuat strategi mitigasi ketenagakerjaan dengan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja sebagai upaya memperkuat ketahanan tenaga kerja dalam menghadapi perubahan kondisi usaha yang dinamis.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara, skema kemitraan usaha, pemberdayaan ekonomi, dan perluasan kesempatan kerja berbasis masyarakat telah disiapkan bagi tenaga kerja yang terdampak perubahan sektor pertambangan.
Penguatan Ekosistem UMKM
Pemerintah Kota Samarinda juga mengambil langkah antisipatif dengan memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai alternatif penguatan ekonomi masyarakat. Pemkot menyiapkan fasilitas publik sebagai sentra UMKM, pelatihan keterampilan kerja, dan dukungan pemasaran bagi pelaku usaha baru.
Asisten II Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menegaskan komitmen semua perangkat daerah dalam memastikan akses masyarakat terhadap peluang ekonomi dan lapangan kerja baru.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah tantangan global.





