Formula 1 Kembali ke Eropa dengan Balapan Legendaris: Grand Prix Monaco
Sejarah dan Fakta Menarik dari Grand Prix Monaco
Grand Prix Monaco, sebuah acara balap legendaris di jalanan sempit Monte Carlo, akan segera digelar. Balapan ini sudah memasuki momen sejarahnya yang hampir mencapai abad ke-1 dan menjadi bagian dari Kejuaraan Dunia Formula 1 sejak musim perdana pada 1950.
Dimenangkan pertama kali oleh William Grover-Williams pada tahun 1929, balapan yang digelar di sirkuit hampir tidak berubah selama puluhan tahun. Meskipun demikian, beberapa penambahan sedikit telah membuat panjang jalur saat ini mencapai 3.337km.
Sirkuit Terpendek di Kalender F1
Monaco adalah sirkuit terpendek di kalender Formula 1, dengan panjang sekitar 260km. Sebagai satu-satunya grand prix yang terbebas dari aturan minimal jarak tempuh, Monaco tetap menjadi balapan paling banyak lap-nya sepanjang sejarah Formula 1.
Graham Hill sebelumnya adalah “Mr. Monaco” dengan lima kemenangan, diikuti Ayrton Senna dengan enam kemenangan pada tahun 1993.
Tantangan Overtake di Sirkuit Monaco
Sulit untuk melewati di Monaco, diperparah oleh minimnya aksi overtake saat balapan tahun 2025. Dengan hanya empat aksi overtake yang terjadi, kualifikasi menjadi kunci utama dalam menentukan hasil akhir balapan.





