Koops Habema Tegaskan Penyerangan Gereja di Papua Bukan Hoaks

by -235 Views

Koops Habema Bantah Tuduhan Penyerangan Gereja di Papua

Papua Tengah – Koops TNI kembali membantah tuduhan penyerangan terhadap Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni di Kabupaten Intan Jaya. Tuduhan tersebut disebut sebagai hoaks yang dapat memicu ketegangan di Papua Tengah.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa TNI tidak terlibat dalam insiden tersebut. Menurutnya, narasi yang menuduh TNI sebagai pelaku dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Granat yang Ditemukan Bukan Milik TNI

Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna juga menjelaskan bahwa granat yang ditemukan di lokasi bukan jenis granat yang biasa digunakan oleh TNI. Tuduhan tanpa dasar tersebut dinilai sebagai upaya untuk menciptakan kekacauan di tengah masyarakat.

“Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku dalam insiden tersebut,” tegas M. Wirya Arthadiguna.

Pesan untuk Menghindari Provokasi

Dalam situasi yang berkembang cepat di media sosial, Koops TNI mengimbau agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hal itu dapat memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya.

Pentingnya menjaga keadaan tetap kondusif dan tidak terpengaruh oleh kabar tak benar juga ditekankan oleh aparat keamanan dan pemerintah daerah. Klarifikasi dari berbagai pihak diharapkan dapat meredam spekulasi serta menjaga Papua Tengah tetap dalam keadaan damai.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat sipil harus tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika keamanan wilayah tersebut. “Jangan sampai gereja, sarana pemerintah, atau masyarakat sipil yang terkena dampak,” tambahnya.

Situasi keamanan di Intan Jaya disebut masih terkendali, namun penting untuk tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

Source link