Daniel Ricciardo telah membuka diri tentang penyesuaian hidupnya setelah meninggalkan grid Formula 1, mengakui bahwa mundur dari kalender yang intens memungkinkan kehidupan sehari-harinya terasa “sedikit lebih nyata.”
Pemenang grand prix delapan kali itu pensiun dari F1 setelah Grand Prix Singapura 2024, di mana ia digantikan di Racing Bulls oleh Liam Lawson. Kini, pebalap asal Australia itu menikmati kesenangan sederhana dari rutinitas yang lebih stabil di luar paddock.
Baru-baru ini, Ricciardo berbicara tentang fase baru dalam hidupnya di podcast Speed Street milik Conor Daly, ia menjelaskan: “Saya menikmati kehidupan yang lebih lambat dan pada akhrinya dapat berada di satu tempat.”
“Hanya hal-hal kecil. Bahkan di rumah, saya bisa benar-benar menghabiskan waktu di Australia, menghabiskannya dengan keluarga, teman, semuanya itu. Hal-hal kecil yang jika Anda memilikinya, Anda pasti meremehkannya. Dan pada dasarnya, saya selalu merindukannya. Saya selalu merindukan masa kecil, bersenang-senang dengan teman-teman dan pergi ke ulang tahun.”
“Saya akan pulang saat Natal, dan saya selalu terburu-buru mencoba melakukan 100 hal sekaligus karena waktu terbatas, tetapi ketika Anda terburu-buru, semuanya tidak benar-benar terasa nyata.”
Daniel Ricciardo Sebagai Duta Balap Global Ford Racing
“Ini semacam film. Jadi sekarang hidup terasa sedikit lebih nyata.”
Meskipun Ricciardo menikmati hal-hal yang lebih tenang dalam hidupnya, ia masih sempat berada di balik kemudi berbagai kendaraan Ford sebagai duta merek bagi perusahaan asal Amerika tersebut. Ia terlihat mengemudi di medan berat dengan Ford Raptor T1+ dan juga menjadi bagian dari acara peluncuran Ford 2026 bersama Red Bull Racing.
Selain bersenang-senang dengan peran duta mereknya, ia juga menjalankan merek Enchanté-nya, yang baru saja mengumumkan kolaborasi dengan Daly untuk Indianapolis 500 mendatang yang dinamakan Enchanté 500.





