Danantara Percepat Proyek PSEL di Beberapa Wilayah di Indonesia
Jakarta – Langkah-langkah penanganan sampah di Indonesia semakin diperkuat melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai daerah. Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara bekerja sama melalui PT Danantara Investment Management.
PT Danantara Investment Management baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan proyek PSEL di enam wilayah, yaitu Lampung, Serang, Medan, Semarang, Bogor-Depok, dan Kabupaten Bekasi.
Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Sampah Kota
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa MoU ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menyelesaikan masalah sampah perkotaan yang semakin mendesak. Pembangunan PSEL difokuskan di daerah-daerah yang memiliki timbunan sampah lebih dari 1.000 ton per hari.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penanganan sampah harus dilakukan dengan cepat karena dampaknya yang mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beberapa lokasi bahkan memiliki timbunan sampah setinggi 14 hingga 15 lantai bangunan.
Dampak dan Manfaat Pembangunan PSEL
Pemerintah melihat pembangunan PSEL sebagai langkah strategis untuk mengubah sampah menjadi sumber energi bersih yang bermanfaat bagi masyarakat. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa proyek PSEL merupakan investasi besar yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan ketahanan energi nasional.
Selain itu, pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 sebagai landasan pembangunan PSEL di berbagai daerah. Dengan adanya proyek PSEL, diharapkan penanganan sampah nasional dapat dilakukan lebih efektif sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.
Program ini diharapkan juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memperkuat pembangunan berkelanjutan di Indonesia.





