Kontroversi Anggota DPRD Jember saat Hearing: Ketua DPRD Minta Maaf

by -142 Views

Oknum Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat, Netizen Geram

JEMBER – Sebuah video viral yang menunjukkan seorang anggota DPRD Jember tengah asyik bermain game dan merokok selama Rapat Dengar Pendapat (RDP) telah membuat gempar jagat media sosial. Insiden memalukan ini terjadi di tengah agenda rapat yang membahas isu penting tentang layanan kesehatan di Kabupaten Jember pada Senin (11/5/2026).

Rapat yang digelar oleh Komisi D DPRD Jember tersebut dihadiri oleh sejumlah mitra kerja penting, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, BPJS Kesehatan, dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Jember. Namun, anggota dewan tersebut justru terlihat tidak serius dengan mengabaikan jalannya diskusi dan lebih memilih untuk fokus bermain game di ponsel sambil merokok.

Reaksi Netizen dan Tanggapan Ketua DPRD Jember

Kejadian memalukan ini kemudian memicu gelombang kecaman dari warganet yang menyayangkan perilaku tidak etis sang legislator. Netizen di media sosial menyoroti aksinya yang dianggap tidak pantas dilakukan di forum resmi yang seharusnya memperhatikan kepentingan publik.

Beberapa komentar tajam dari netizen pun bermunculan di media sosial terkait video tersebut. Salah satunya, netizen dengan username @rkarnadinata, menyoroti penampilan sang anggota DPRD yang tidak pantas. Sementara @an_ordinary_menungso memberikan sindiran satir terkait kinerja wakil rakyat.

Saat kegaduhan ini mencapai puncaknya, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, angkat bicara dan secara terbuka meminta maaf atas insiden tersebut. Ahmad Halim menegaskan bahwa langkah tegas akan diambil terhadap anggota dewan yang terlibat dalam perilaku tidak terpuji ini.

“Kami atas nama pimpinan DPRD Jember menyampaikan permohonan maaf. Kita akan memproses kasus ini karena ini melibatkan etika lembaga DPRD,” tegas Ahmad Halim dalam keterangannya.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi pejabat publik di daerah tersebut, bahwa tindakan tidak etis akan menimbulkan dampak negatif dan penilaian buruk dari masyarakat.

Source link