Liam Lawson, pembalap Racing Bulls, sangat ingin bergabung dengan rival Formula 1-nya dalam beberapa kejuaraan balap lainnya, dengan Supercars sebagai salah satu seri yang ingin dia coba. Max Verstappen dan Lance Stroll adalah dua pembalap yang sudah mencoba balap GT tahun ini setelah merasa frustasi dengan regulasi F1 2026, dan Lawson disebut-sebut untuk hal serupa. Media Australia, MotorRacing 360 melaporkan bahwa Lawson telah dihubungi oleh tim-tim di Supercars untuk berlaga di seri mendatang yang berbasis di Selandia Baru, Taupo dan/atau Christchurch. Meskipun ada jeda April wajib dari F1, Lawson berpikir untuk masuk ke seri balap mobil turun premier Australasia adalah sesuatu untuk nanti di karirnya. Lawson mengaku terkejut dengan rumor bahwa dia akan balapan di Supercars minggu depan dan mengungkapkan minatnya untuk mencoba seri tersebut di masa depan.
Lawson telah berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan lain, seperti finis sebagai runner-up di DTM (2021) dan Super Formula (2023), serta memenangkan Grand Prix Selandia Baru 2019. Ketika ditanya apakah dia ingin mencoba lebih banyak balapan di luar F1, Lawson dengan antusias menjawab bahwa dia selalu menyukainya. Dia menekankan minatnya terhadap Supercars dan keandalan seri tersebut dalam mempertahankan keaslian mobil dan pengalaman balap yang intens. Selain Supercars, Lawson juga mencoba DTM beberapa tahun lalu dan meskipun akhirnya kalah, dia tetap menikmati pengalaman tersebut. Dia menggambarkan bahwa memiliki kemampuan untuk bersifat agresif dan berani dalam balapan adalah sesuatu yang dia nikmati, serta menikmati berbagai jenis olahraga lainnya. Kesimpulannya, Lawson merasa senang dan selalu bersemangat untuk mencoba hal-hal baru, baik di lintasan balap maupun di luar sirkuit.




