Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang, melalui Sekretarisnya, Bapak Feri Hyang Daika, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas pencapaian dalam menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global yang dipicu oleh eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat–Israel. Hal ini menyebabkan krisis energi dan ekonomi di banyak negara, namun Indonesia tetap dianggap aman dengan akses energi, pangan, dan transportasi yang terjaga berkat kerja keras pemerintah dan dukungan masyarakat. Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas melalui toleransi, penghematan energi, serta melawan penyebaran hoaks.
Maengutip berita media, situasi di Eropa dan Asia mengalami dampak signifikan akibat konflik Iran-Amerika Serikat-Israel. Negara-negara di Eropa seperti Italia, Inggris, Jerman, dan Perancis menghadapi lonjakan harga BBM karena terganggunya rantai pasok akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Di sisi lain, Filipina dinyatakan dalam keadaan darurat energi nasional dan BBM menjadi langka, harga barang melonjak, dan akses transportasi terkendala. Negara-negara seperti India, Pakistan, dan Bangladesh juga menerapkan kebijakan pembatasan pembelian BBM.
Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional di tengah gejolak perang Iran yang menyebabkan gangguan ekonomi di banyak negara. Situasi relatif aman dalam negeri Indonesia patut disyukuri, dengan akses ke energi dan pangan yang cukup mudah serta ketersediaan transportasi dan logistik yang memadai. Semua elemen masyarakat diharapkan ikut terlibat dalam menjaga stabilitas nasional untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus aktif dalam menjaga stabilitas nasional dengan mengawal toleransi, kerukunan antar komunitas, berhemat energi, dan bersama-sama melawan penyebaran hoaks. Upaya ini diharapkan akan membantu mencegah disinformasi dan potensi kegaduhan dalam masyarakat. Semua elemen masyarakat di berbagai sektor, termasuk aparatur negara, lembaga pendidikan, keuangan, dan agama, memiliki tanggung jawab dalam menjaga stabilitas nasional. Press Release ini telah dipublikasikan di VRITIMES.





