Zulfahmy Wahab Anggap Narasi Negatif Sarat Kepentingan

by -118 Views

Dinamika politik di Jawa Timur semakin menghangat, terutama saat nama Gubernur Khofifah Indar Parawansa mulai dikaitkan dengan isu kasus dana hibah yang tengah diselidiki KPK. Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Zulfahmy Wahab, mengamati adanya pola serangan yang menyasar integritas Khofifah dari berbagai sisi.

Zulfahmy menyoroti upaya segelintir pihak yang sengaja memperkeruh suasana dengan memunculkan narasi negatif melalui kasus dana hibah. Ia menegaskan, opini yang berkembang di masyarakat seolah-olah diarahkan untuk menjatuhkan nama baik Khofifah. “Isu dana hibah seakan digunakan untuk membentuk opini miring yang menyudutkan Ibu Khofifah,” ujarnya di Surabaya.

Menurutnya, serangan terhadap Khofifah sangat mungkin terjadi mengingat rekam jejak Gubernur Jawa Timur yang dipenuhi banyak prestasi dan dianggap sebagai figur penting nasional. Zulfahmy menilai, keberhasilan Khofifah memimpin serta popularitas yang tinggi membuatnya menjadi target utama upaya pembunuhan karakter. “Ketika beliau semakin diperhitungkan di tingkat nasional, justru fitnah bermunculan. Ini jelas tindakan kurang bijak, apalagi jika hukum dipolitisasi,” tambah Zulfahmy.

Zulfahmy juga menekankan bahwa polemik yang menjadikan pemanggilan Gubernur Khofifah oleh KPK sebagai bahan perbincangan publik telah dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengarahkan opini publik secara sepihak. Ia menilai pemberitaan yang tendensius tersebut bukan saja merugikan Khofifah tetapi juga menciptakan kegaduhan tidak perlu di masyarakat.

Menanggapi munculnya nama-nama besar lain seperti La Nyalla Mattalitti dan Abdul Halim Iskandar dalam pusaran kasus, Zulfahmy berpandangan bahwa sorotan publik justru lebih besar diarahkan kepada Khofifah. Hal ini, katanya, tidak terlepas dari tingginya elektabilitas Khofifah di mata masyarakat. “Bukan berarti tokoh lain tak punya pengaruh, tapi Khofifah saat ini adalah sosok terpopuler sehingga lebih disorot,” jelasnya.

Di tengah polemik, Zulfahmy tetap optimis KPK akan menjalankan tugasnya secara profesional tanpa adanya intervensi politik. Dia menyampaikan keyakinannya terhadap integritas Khofifah sebagai tokoh yang memiliki sejarah panjang di Nahdlatul Ulama dan telah membuktikan kepemimpinannya selama ini. “KPK pasti akan bekerja adil dan independen. Saya percaya Ibu Khofifah bisa melewati tantangan ini dengan baik,” kata Zulfahmy.

Sumber: Gerindra Jatim Nilai Ada Upaya Menyudutkan Khofifah Dalam Isu Dana Hibah
Sumber: Wakil Ketua Gerindra Jatim Sebut Ada Pihak Yang Berupaya Sudutkan Khofifah