Sean Gelael dan AF Corse 51: Kisah Sukses ALMS 2025-2026

by -58 Views

Sean Gelael, Davide Rigon, dan Charly Samani berjuang keras sepanjang akhir pekan 4 Hours of Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina. Tim AF Corse 51 mengalami tantangan pada Race 5 ketika mereka harus mengganti mesin Ferrari karena kecepatan maksimum yang rendah dibandingkan dengan pesaing sekelasnya. Data telemetri menjadi penjelasan mengenai masalah ini.

Dalam perlombaan tersebut, AF Corse hanya mencapai kecepatan tertinggi 259 km/jam, tertinggal 10 km/jam dari mobil BMW yang mencapai 270 km/jam. Akibatnya, tim ini harus puas menempati posisi ke-17. Namun, hasil buruk ini justru memotivasi Gelael dan timnya untuk tampil lebih baik pada balapan terakhir.

Rigon menjajal performa mesin baru pada sesi warm-up dan menyatakan bahwa mesin tersebut telah berfungsi baik meskipun kabel perlu diperbaiki. Samani sebagai pembalap pertama memulai balapan dari posisi ke-15, namun sesi dihentikan karena tabrakan mobil. Para peserta harus menunggu perbaikan lintasan dan pagar pengaman yang rusak.

Meskipun strategi harus disesuaikan dengan situasi yang berubah, AF Corse 51 mampu bertahan dalam perlombaan. Sean Gelael mampu memperbaiki posisi tim dari P12 menjadi P5 saat lomba berakhir. Gelael mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada tim AF Corse dan rekan-rekannya atas hasil tersebut.

Pemenang kelas GT pada Race 6 adalah Ecurie Ecosse Blackthorn 56 (Aston Martin), sementara DKR Engineering 3 dan 23Events Racing 23 menjadi pemenang kelas LMP2 dan LMP3.>}’apa yang ingin Anda lihat di Motorsport.com?’ – Tim Motorsport.com

Source link