Bertempat di Sepang, Honda menunjukkan perkembangan yang signifikan selama uji coba kolektif MotoGP musim dingin. Performa terbaik Joan Mir pada hari kedua sesi uji coba telah menarik perhatian, membuat banyak orang berpikir bahwa mereka mendekati perbedaan dengan tim Ducati. Namun, sesi terakhir mengingatkan semua orang bahwa Ducati tetap unggul, sementara RC213V Honda kembali berada di tengah-tengah persaingan.
Pada hari pertama, Luca Marini mengalami kendala teknis yang menghentikannya di lintasan pagi hari, yang membuatnya tidak dapat melakukan time attack. Meskipun ia berencana untuk melakukannya sore harinya, cuaca hujan ringan menghalanginya. Dengan demikian, Marini hanya mampu memposisikan dirinya di peringkat ke-16 pada klasemen hari terakhir, tertinggal 1,4 detik dari pembalap tercepat Alex Marquez. Meskipun demikian, penampilannya di Malaysia memberikan kesan yang cukup memuaskan.
Marini menganggap hasil uji coba tersebut secara keseluruhan positif. Meski menyadari bahwa masih banyak perbaikan yang harus dilakukan, termasuk dalam hal pengereman dan penanganan tikungan, Marini berkomitmen untuk terus meningkatkan performa Honda RC213V. Ia berharap dapat menguji beberapa hal lagi di Thailand, sebelum fokus pada pengaturan yang lebih sesuai dengan trek tersebut.
Menilik kondisi teknis yang terjadi, Marini tidak terlalu khawatir. Meskipun kecewa karena tidak dapat melakuan time attack yang direncanakannya, ia menganggap uji coba tersebut sebagai kesempatan untuk mencoba berbagai hal baru. Marini yakin bahwa perbedaan performa antara Honda dan pesaing masih ada, tetapi timnya memiliki rencana yang jelas untuk terus meningkatkan motor. Sehingga, ia menantikan balapan pertama untuk melihat seberapa jauh perkembangan yang telah dicapai.





