Lando Norris baru-baru ini menggambarkan pengalamannya mengemudikan mobil baru Formula 1 dengan mengatakan bahwa mobil tersebut terasa lebih mirip mobil Formula 2 dalam beberapa aspek. Dalam uji coba pramusim di Barcelona minggu lalu, juara F1 tersebut merasa mobil McLaren MCL40 barunya memiliki kesamaan dalam hal cara mengemudikannya dengan mobil F2. Meskipun demikian, Norris belum membuat kesimpulan akhir mengenai keseluruhan pengalaman tersebut.
Perbedaan utama antara mobil F1 generasi baru dengan pendahulunya adalah sasis yang lebih kecil, ringan, dan dilengkapi dengan aerodinamika aktif. Norris tidak sendirian dalam pandangannya, dengan beberapa pembalap lain juga memberikan masukan bahwa mobil baru mungkin lebih mirip dengan mobil F2 dalam hal performa. Meskipun demikian, Federasi Otomotif Internasional (FIA) menekankan bahwa mereka tidak ingin mobil baru F1 menjadi lebih cepat dari siklus sebelumnya.
Uji coba di Barcelona mencatat waktu putaran tidak resmi yang dilakukan Lewis Hamilton dari Ferrari pada Jumat sekitar lima detik lebih lambat dari pole position tahun lalu. Namun, semua orang mengharapkan kondisi lintasan yang akan lebih baik di Grand Prix Spanyol pada Juni. Pembicaraan seputar perilaku dan performa mobil F1 baru terus bergulir, dengan pembalap seperti Esteban Ocon, Oliver Bearman, dan Oscar Piastri mengungkapkan bahwa mesin baru ini lebih lincah.
Gabriel Bortoleto dari Tim F1 Audi juga memberikan pandangan soal mobil baru tersebut, menyatakan bahwa mesin yang 50 persen lebih listrik memberikan kecepatan yang tinggi keluar dari tikungan. Dia juga menyoroti perbedaan dalam mengemudikan mobil baru dan bahwa semua ini hanyalah adaptasi terhadap peraturan baru yang berbeda. Tes lanjutan di Bahrain diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perbedaan antara mobil F1 generasi baru dengan mobil F2.





