Pengaruh Kenaikan Suhu terhadap Konsumsi Gula Tambahan

by -292 Views

Penelitian terbaru menemukan bahwa kenaikan suhu udara yang terjadi akibat perubahan iklim berpotensi meningkatkan konsumsi gula tambahan di kalangan masyarakat. Para peneliti dari Universitas Southampton, Inggris, menganalisis data pembelian makanan rumah tangga di AS dari tahun 2004 hingga 2019 dan menemukan bahwa saat suhu naik 1 °C, konsumsi gula tambahan dapat meningkat hingga 0,7 gram per hari. Hal ini lebih sering terjadi pada kelompok masyarakat dengan pendapatan dan tingkat pendidikan rendah.

Menariknya, peneliti juga menemukan bahwa lonjakan konsumsi gula melambat atau bahkan tidak naik lebih tinggi ketika suhu mencapai lebih dari 30 °C. American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 36 gram per hari untuk pria dan 24 gram per hari untuk wanita. Namun, dengan meningkatnya pemanasan global, dikhawatirkan kelompok masyarakat yang paling rentan dapat mengonsumsi hingga 5 gram gula tambahan setiap hari pada akhir abad ini.

Meskipun konsumsi gula tambahan telah terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir ini, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana faktor iklim dapat berpengaruh pada kebiasaan makan masyarakat. Hal ini penting untuk dipahami agar dapat mengoptimalkan kesehatan masyarakat di masa depan. Kabar baiknya, jika suhu terus meningkat, orang-orang akan lebih mungkin untuk mengubah jenis makanan mereka agar tetap sehat meskipun cuaca panas. Itulah mengapa penting bagi kita untuk terus memantau perkembangan iklim dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya diet seimbang.

Source link