Sean Gelael, Darren Leung, dan Dan Harper memulai balapan dari posisi kedua kelas Bronze Cup GT World Challenge Europe Endurance. Meskipun Leung berhasil memimpin awal balapan, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Gerbang terhenti ketika Leung terlibat kecelakaan dengan Riccardo Cazzaniga dari Tresor Attempto Racing 88. Akibatnya, mobil Leung mengalami kerusakan pada suspensi kiri belakang dan terpaksa harus menyerah dari balapan, membuat mereka harus menyelesaikan lomba secepatnya. Kejadian pahit ini tentu menjadi kekecewaan bagi mereka, termasuk Gelael dan Harper.
Tim Paradine Competition 991 juga mengalami nasib yang sama, gagal menyelesaikan balapan karena masalah teknis. Leung dipanggil oleh kru pit untuk membawa mobil ke garasi untuk perbaikan, namun kendaraan rusak membuatnya tidak bisa melanjutkan perlombaan. Harper mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan di Facebook, mengakui bahwa awalnya balapan mereka menjanjikan hingga insiden tersebut.
Sementara itu, dalam balapan 3 jam di Nurburgring GTWCE, terjadi persaingan sengit di setiap kelas. Dari kelas Bronze Cup hingga kelas Pro, berbagai tim bertarung untuk memperebutkan kemenangan. Pada akhirnya, tim 2 Seas Motorsport 222 keluar sebagai pemenang di kelas Bronze Cup, sementara Boutsen VDS 10 dan Verstappen.com Racing 33 berhasil menyabet gelar di kelas Silver Cup dan Gold Cup.
Setelah balapan di Nurburgring, Gelael akan melanjutkan petualangan balapannya dengan mengikuti FIA World Endurance Championship di Circuit of The Americas (COTA) pada tanggal 7 September 2025. Kehadiran Gelael ini diharapkan dapat membawa hasil yang memuaskan bagi timnya dan menambah pengalaman berharga dalam karir balapannya.





