MIND ID, perusahaan induk pertambangan Indonesia, memperkokoh komitmennya terhadap program dekarbonisasi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Selama tiga tahun terakhir, grup MIND ID berhasil mengurangi emisi sebesar 838 ribu ton CO₂ ekuivalen, melebihi target awal. Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi dekarbonisasi mereka yang memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar operasional perusahaan. Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengungkapkan bahwa perseroan proaktif dalam mengintegrasikan program untuk menurunkan emisi GRK dalam operasionalnya. Mereka terus berupaya agar kegiatan industri pertambangan dapat juga bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Salah satu inisiatif yang berhasil memberikan dampak signifikan adalah konversi bahan bakar di PT INALUM dari High-Speed Diesel (HSD) menjadi Liquefied Natural Gas (LNG) yang berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 3.700 tCO₂e per tahun. Selain itu, PT Bukit Asam Tbk juga melakukan elektrifikasi alat berat untuk pengangkutan batu bara di Tanjung Enim, yang mencatatkan penurunan emisi sebesar 5.200 tCO₂e per tahun. Program co-firing menggunakan bio massa cangkang kelapa sawit dan instalasi solar juga berhasil menurunkan emisi karbon secara signifikan.
Pria menegaskan bahwa MIND ID terus menerapkan operational excellence dalam kegiatan pertambangan dan pengolahan mineral. Penurunan intensitas emisi grup juga terjadi dari tahun ke tahun, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap lingkungan. Program dekarbonisasi ini akan terus dikembangkan demi menekan emisi karbon dari aktivitas operasional mereka. MIND ID mengakui bahwa setiap kegiatan operasional memiliki emisi, dan mereka bertekad untuk terus menguranginya sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan mereka.





