Selama paruh kedua musim Formula 1 2023, McLaren telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Namun, kehadiran Rob Marshall sebagai bagian dari manajemen teknis tim pada awal tahun 2024 dianggap sebagai kunci dalam membantu McLaren terus mengembangkan performanya. Marshall, yang bergabung dari Red Bull setelah suksesnya pada 2022 dan 2023, telah memberikan andilnya dalam pengembangan mobil MCL38 di musim 2024 sebelum mulai merancang konsep MCL39, yang saat ini memimpin klasemen sementara di kedua kejuaraan.
Dalam sebuah wawancara dengan James Allen on F1, Dan Fallows, mantan kepala teknis Aston Martin yang pernah bekerja dengan Marshall di Red Bull, memuji pendekatan Marshall yang mampu menghubungkan departemen aerodinamika dan dinamika kendaraan. Kontribusi Marshall terhadap desain suspensi pada MCL39, terutama penempatan kaki-kaki wishbone yang konsisten dengan pengejaran sifat anti-dive, juga dipuji oleh Fallows.
Menurut Fallows, Marshall bukan hanya ahli dalam menghubungkan aerodinamika dan sisi dinamika kendaraan, tetapi juga seorang inovator yang mampu menemukan solusi kreatif untuk masalah teknis. Pendekatan McLaren terhadap pengembangan mobil juga disorot oleh Fallows, di mana tim memilih pendekatan yang bijaksana dengan menguji pembaruan di sesi latihan sebelum mengintegrasikannya sepenuhnya pada mobil.
Dalam dua musim terakhir, McLaren telah menunjukkan peningkatan performa yang konsisten, tidak hanya dalam hal visual tetapi juga dalam strategi pengembangan secara keseluruhan. Kemampuan tim untuk secara bertahap meningkatkan performa mobil telah menjadi sorotan bagi Fallows dan sebagian besar orang di dalam lingkungan F1. Seiring dengan kinerja handal power unit Mercedes, McLaren juga membuat perbedaan dengan inovasi mereka sendiri pada mobil, sehingga dapat terus bersaing dengan tim lain di grid.





