Bangun PLTS di KEK Sei Mangkei dengan PTPN III dan PNRE

by -310 Views

Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), bekerja sama dengan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), telah mengambil langkah strategis dalam transisi energi dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 MW di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Proyek ini dilaksanakan melalui Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Energi Baru Terbarukan yang ditandatangani oleh Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, dan CEO Pertamina NRE, John Anis, serta disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna dan Wadirut Pertamina Oky Muraza. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung energi terbarukan nasional dan menarik investor ke KEK Sei Mangkei sebagai kawasan industri berwawasan lingkungan.

Dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), PTPN III dan PNRE telah bekerja sama sebelumnya dalam Bangun Guna Serah (BGS) PLTS 2 MW di KEK Sei Mangkei. Denaldy menekankan komitmen PTPN III dalam mengembangkan EBT untuk mendukung kebijakan energi nasional dan program Asta Cita Pemerintah. Dukungan dari PNRE juga diharapkan mendorong kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan teknologi energi hijau di Indonesia. PLTS 3 MW di KEK Sei Mangkei memiliki potensi menurunkan emisi karbon dan mendukung pencapaian target dekarbonisasi nasional. Dengan estimasi produksi 103.000 MWh selama 25 tahun, proyek ini diharapkan dapat menyediakan energi hijau secara berkelanjutan kepada tenant-tenant di KEK Sei Mangkei.

Kerja sama antara Pertamina NRE dan PTPN III merupakan langkah strategis dalam mendukung transisi energi dan rencana usaha penyediaan tenaga listrik. Kolaborasi ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi industri di KEK Sei Mangkei dan membuka peluang dalam perdagangan karbon. Dengan fokus pada pengembangan berkelanjutan, PTPN Group terus mengembangkan proyek EBT lainnya, seperti biodiesel, sustainable aviation fuel, dan bioetanol. Upaya bersama antara BUMN ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi energi terbarukan di Indonesia dan memperkuat ekosistem energi hijau secara menyeluruh.

Source link