Prabowo: Indonesian Police Should Listen to People’s Voices

by -334 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meminta kepolisian negara untuk tetap terhubung dengan rakyat dan menunjukkan empati, terutama kepada masyarakat paling rentan. Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional Jakarta pada 1 Juli, Presiden Prabowo mendorong anggota Polri untuk tidak mengikuti perilaku yang terkadang terlihat di lembaga penegak hukum negara-negara kaya dan maju. Ia menegaskan bahwa kepolisian Indonesia harus terlibat dengan rakyat, merasakan penderitaan mereka, dan mendengar jerit hati mereka.

Prabowo mengingatkan bahwa visi kemerdekaan Indonesia lebih dari sekadar kedaulatan, melainkan juga mencakup kemakmuran dan keadilan untuk semua. Menurutnya, kepolisian yang dicintai oleh rakyat adalah yang membela yang lemah dan mempertahankan yang tertindas. Presiden Prabowo menambahkan bahwa negara membutuhkan kepolisian yang tangguh, jujur, dan dicintai oleh rakyat, khususnya yang membela dan melindungi masyarakat yang paling miskin, rentan, dan terpinggir.

Selain itu, Prabowo juga memuji kontribusi Polri dalam program strategis nasional, terutama dalam inisiatif keamanan pangan dan nutrisi. Ia menyoroti produksi jagung yang berhasil memecahkan rekor negara sebagai bukti keterlibatan langsung polisi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa Polri harus tetap kuat, tangguh, dan tak tergoyahkan di hadapan segala upaya yang ingin melemahkan otoritas dan moralnya.

Dalam akhir sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya Polri untuk selalu memprioritaskan kepentingan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat. Ia meminta anggota polisi untuk terus berjuang, menjaga kepercayaan rakyat, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Source link