Kekecewaan Marko Setelah Verstappen Pensiun di F1 GP Austria

by -454 Views

Helmut Marko, penasihat Red Bull, mengaku kekalahan di Formula 1 setelah Max Verstappen tersingkir dari Grand Prix Austria oleh Andrea Kimi Antonelli. Pembalap Belanda itu diseruduk oleh Antonelli di lap pembuka dan keluar dari balapan, membuatnya tertinggal 61 poin dari pemimpin klasemen Oscar Piastri. Piastri sendiri berada di urutan kedua, di belakang rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, yang mampu memanfaatkan kecepatan tim mereka. Marko percaya bahwa jarak poin yang terlalu jauh membuat sulit baginya untuk mengejar ketertinggalan Verstappen dalam sisa musim ini, kecuali Red Bull menemukan cara untuk mendekatkan posisi mereka.

Christian Horner, bos Red Bull, juga mengakui bahwa persaingan kejuaraan ini kini menjadi antara dua kuda. Horner menekankan fokus timnya pada satu balapan pada satu waktu dan berharap dapat meraih hasil lebih baik di balapan berikutnya di Silverstone. Meskipun mengakui performa luar biasa McLaren, Horner tetap optimis dengan kekuatan dan kedalaman tim Red Bull.

Dengan akhir dari serangkaian regulasi yang mendekat, Red Bull merasa dikompromikan oleh perangkat yang mereka miliki. Namun, Horner menegaskan bahwa McLaren layak mendapat pujian atas penampilan mereka. Bagi Red Bull, langkah selanjutnya adalah bekerja lebih cerdas dan fokus pada balapan mendatang untuk meningkatkan performa tim. Kesimpulannya, Marko dan Horner memberikan apresiasi kepada McLaren sambil menyoroti kebutuhan tim mereka untuk bekerja lebih keras dan cerdas untuk meraih hasil yang diinginkan.

Source link