Masa Depan Bitcoin dalam Konflik Iran-AS: Rebound atau Koreksi?

by -329 Views

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam di bawah US$102.000 setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan adanya serangan militer AS ke fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni 2025. Dalam pidato Trump, dia menggarisbawahi bahwa Iran harus memilih antara damai atau menghadapi serangan lanjutan. Dampaknya terlihat dalam tekanan jual yang signifikan terhadap BTC/USD, membuat Bitcoin berpotensi mencapai titik terendah mingguan sejak awal Mei.

Bitcoin sering dipandang sebagai aset lindung nilai saat kondisi geopolitik memanas. Namun, terkadang harga Bitcoin lebih dulu mengalami koreksi sebelum memulai fase pemulihan yang kuat. Contohnya, selama konflik Rusia dan Ukraina pada tahun 2022, Bitcoin justru mengalami kenaikan sebesar +42% dalam 35 hari, meskipun pasar global sedang bearish. Saat ini, meskipun dalam tren bullish, kekhawatiran terkait konflik Timur Tengah membuat arah pergerakan Bitcoin menjadi kabur dalam jangka pendek.

Sejumlah prediksi muncul terkait masa depan Bitcoin jika konflik antara Amerika dan Iran semakin memanas. Berbagai skenario termasuk kemungkinan koreksi hingga kisaran $94.000-$98.000 apabila tekanan jual terus berlanjut. Ada pula risiko harga Bitcoin turun lebih dalam ke kisaran $92.000 jika tidak mampu bertahan di atas $98.000-$100.000. Namun, jika panik mereda dan narasi pasar kembali positif, Bitcoin berpotensi mengalami rebound yang signifikan.

Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, disarankan bagi investor untuk mengadopsi strategi defensif dan diversifikasi aset. Bybit Rewards Hub hadir sebagai solusi alternatif, di mana pengguna dapat menyelesaikan berbagai misi untuk mendapatkan reward, yang dapat meningkatkan keuntungan meskipun pasar sedang tidak bersahabat. Meskipun konflik geopolitik dapat menimbulkan tekanan jangka pendek, sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk pulih lebih cepat dari ekspektasi.

Tentang Bybit Indonesia, platform investasi aset kripto yang didirikan pada tahun 2018, menyediakan berbagai layanan untuk mendukung aktivitas berinvestasi penggunanya. Selain itu, Bybit juga menawarkan layanan Web3 yang menghubungkan pengguna dengan aplikasi terdesentralisasi dan teknologi blockchain, menciptakan pengalaman berinvestasi yang inovatif dan aman.

Source link