Al-Attiyah Kritik Pencalonan Sainz dalam Reli Dakar 2022

by -348 Views

Dalam menghadapi pemilihan presiden FIA, Carlos Sainz Sr menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian sebagai alternatif bagi Mohammed Ben Sulayem. Juara WRC dua kali dan kampiun Dakar tiga kali ini telah menyatakan keinginannya untuk mencalonkan diri. Dukungan pun mulai mengalir dari berbagai pihak, termasuk putranya, Carlos Sainz, Fernando Alonso, Max Verstappen, Lando Norris, dan beberapa bos tim seperti James Vowles. Namun, pesaing utamanya di dunia reli, Nasser Al Attiyah, terlihat tidak yakin dengan langkah tersebut. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Motorsport.com Spanyol, pereli asal Qatar ini mengungkapkan keraguannya terhadap peluang Sainz.

Al-Attiyah menegaskan bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk Sainz maju sebagai presiden FIA mengingat kekuatan yang dimiliki oleh Ben Sulayem. Meskipun begitu, ia tidak menutup kemungkinan Sainz bisa mencalonkan diri di masa yang akan datang. Meskipun hubungan antara Ben Sulayem dan Al-Attiyah baik, dalam kompetisi Dakar sebelumnya, Al-Attiyah telah menyoroti beberapa perubahan yang diperlukan di dalam FIA untuk peningkatan olahraga balap. Pemilihan presiden FIA dijadwalkan pada akhir tahun ini, namun atmosfer ketegangan internal yang terjadi dalam organisasi ini semakin memanas, menjadikan pertarungan antara Sainz dan Al-Attiyah semakin menarik.

Dalam percaturan politik FIA yang kompleks, pernyataan Al-Attiyah memberikan sinyal baru bagi kemungkinan pertarungan antara dua legenda balap. Sementara itu, masa depan FIA masih mengambang dan pemilihan presiden selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, pada 12 Desember 2025.

Source link