Pembalap Spanyol dari tim KTM, Maverick Vinales, menghadapi kinerja buruk di MotoGP Inggris setelah menemukan kelemahan pada motor RC16 barunya. Meskipun demikian, dia tetap optimis untuk bangkit di Grand Prix Aragon, di mana juga dijadwalkan tes kolektif kedua MotoGP pada 2025. Vinales mengakui kelemahan timnya dan pentingnya untuk terus berkembang sebelum tes Aragon.
Di sisi lain, rekan setim Vinales, Enea Bastianini, juga mengalami penampilan yang sulit di Silverstone. Manajer Tech3, Nicholas Goyon, menilai bahwa trek MotorLand di Aragon akan lebih cocok untuk motor mereka, mengingat hasil positif tim di sana musim lalu. Meskipun demikian, Goyon tetap berharap agar kedua pembalapnya dapat memperbaiki performa mereka di seri balapan selanjutnya. Semangat positif dan kerja keras tetap ditekankan dalam mengatasi tantangan di lintasan.





