Prabowo Menyatakan Hubungan Emosionalnya dengan Aceh

by -391 Views

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki hubungan emosional dengan Aceh dan rakyatnya. Salah satunya adalah karena ayahnya, Soemitro Djojohadikoesoemo, adalah perintis Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala. Prabowo menceritakan bagaimana ayahnya begitu bangga dapat memberikan kuliah kepada mahasiswa di Aceh.

Prabowo juga menyebut bahwa ayahnya sangat dekat dengan tokoh-tokoh Aceh dan ikut merintis pendirian Fakultas Ekonomi Syiah Kuala. Prof. Soemitro juga pernah menjadi dosen terbang dan memberikan kuliah di Aceh.

Perjuangan Prof. Soemitro berlanjut saat ia bersama rakyat Aceh saling dukung di masa-masa sulit, seperti ketika terjadi pergolakan di tahun 1950-an. Prabowo juga menyebut bahwa orang tuanya berjuang bersama dengan tokoh-tokoh Aceh dan rakyat Aceh dalam masa-masa yang sulit di tahun 50-an, di mana Indonesia mengalami pergolakan karena masalah ideologi.

Prabowo juga menyinggung hubungannya dengan tokoh-tokoh dari Partai Aceh, termasuk dengan Muzakir Manaf, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka. Rekonsiliasi antara Prabowo dan Muzakir Manaf dianggapnya sebagai peristiwa langka di sejarah dunia.

Prabowo juga memberikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada rakyat Aceh yang telah memberi dukungan yang besar saat dirinya berjuang dalam pilpres sebelumnya. Meskipun kalah dalam pemilihan presiden, Prabowo berkomitmen untuk membalas setiap kebaikan rakyat Aceh dengan membantu membangun politeknik unggulan di Aceh. Prabowo menegaskan bahwa ia sudah merencanakan dan menyiapkan anggaran untuk pembangunan politeknik unggulan di Aceh.