Para mahasiswa Universitas Stanford di Amerika melakukan aksi unjuk rasa dengan duduk bersama untuk mendukung gencatan senjata di Gaza. Mereka berjanji untuk melanjutkan protes mereka selama berminggu-minggu hingga universitas terkenal ini memutuskan hubungannya dengan Israel.
Para mahasiswa ini mengutuk kejahatan perang Israel di Gaza dan wilayah pendudukan. Mereka mendirikan beberapa tenda di halaman lapangan utama kampus sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza yang telah menghadapi serangan udara Israel selama berweeks-weeks.
Mereka bertekad untuk tidak mengakhirinya sampai pihak universitas mencabut dukungan mereka kepada Israel dan menarik investasi Stanford di beberapa perusahaan dan institusi pendidikan Israel. Mereka juga menuntut agar Stanford mengutuk Israel atas pendudukannya di wilayah Palestina.
Para mahasiswa yang mengorganisir aksi ini mengatakan bahwa aksi tersebut penting untuk memastikan Gaza tetap menjadi perhatian utama para mahasiswa dan staf pengajar. Mereka ingin menciptakan tekanan yang belum pernah dilihat oleh pihak universitas.
Aksi protes ini juga mendapat perhatian para alumni Stanford. Salah seorang alumni mengatakan bahwa sebagai warga kulit hitam Amerika, ia ingin menunjukkan dukungannya kepada rakyat Palestina dan mengkritik pengelolaan universitas terhadap peristiwa di Gaza.





