Palang Merah telah menyuarakan perlindungan fasilitas medis dan para pekerja di Gaza. Mereka juga memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Gaza telah mencapai titik tidak bisa kembali.
Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan bahwa tim mereka telah mendistribusikan pasokan penting ke struktur medis di seluruh Gaza dalam beberapa hari terakhir. Mereka melihat situasi yang mengerikan di Gaza yang semakin memburuk.
“Penghancuran rumah sakit dan ambulans telah memakan korban besar pada warga sipil, pasien, dan staf medis,” ujar ICRC dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Arab News pada Sabtu (11/11/2023).
Fasilitas medis dan petugas kesehatan di seluruh Gaza terus menjadi target serangan sejak perang antara Israel dan Hamas pecah lebih dari sebulan lalu. Serangan-serangan ini telah menghancurkan sistem perawatan kesehatan di Gaza, yang sudah terpuruk setelah satu bulan konflik berat.
“Kehancuran yang terjadi pada rumah sakit di Gaza sangat mengerikan dan harus dihentikan,” kata William Schomburg, kepala sub-delegasi ICRC di Gaza.
ICRC juga menunjukkan bahwa rumah sakit anak-anak juga tak luput dari kekerasan, termasuk Rumah Sakit Al Nasser yang mengalami kerusakan berat dan Rumah Sakit Al Rantisi yang terpaksa menghentikan operasinya.
ICRC juga menekankan bahwa aturan perang sudah jelas, rumah sakit adalah fasilitas yang dilindungi dengan sangat khusus di bawah hukum kemanusiaan internasional. Perlindungan warga sipil, termasuk pekerja kemanusiaan dan tenaga medis, merupakan kewajiban hukum dan moral untuk memastikan keselamatan manusia di tengah konflik.





